tas kulit buaya

Oktober 19, 2009 at 3:29 pm (baju, sepatu, tas) (, , )

Tas dari kulit buaya dengan merek “Raflo” yang diproduksi di sentra penangkaran buaya PT Eka Nindya Putra di Cikande, Serang, Banten sudah merambah pasar internasional seperti Jepang, Autralia dan Prancis.

Pemilik pusat penangkaran buaya dan pemegang merek kerajinan industri tas kulit buaya merek “Raflo”, Rahmat Wiradinata di Serang, Kamis, mengatakan pasar produk industri kerajinan kulit buaya masih terbuka lebar baik internasional maupun lokal.

“Sekarang sekitar 300 tas kulit buaya yang kami produksi diekspor ke Jepang dan sebagian lainnya ke Australia dan Prancis, ini bisnis yang menjanjikan,” kata Rahmat saat memerima kunjungan Istri Wakil Presiden Hj Mufidah Jusuf Kalla di pusat penangkaran buaya desa Parigi, Cikande Kabupaten Serang, Banten.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: